A Great Coach is A Great Teacher

“A Great Coach is A Great Teacher, pelatih yang baik merupakan guru yang baik. Inilah salah satu seminar motivasi yang berkesan bagi Nadya. Dipresentasikan oleh Fauziah Fauzan El Muhammadiy, pimpinan Diniyyah Putri Padang Panjang. Semua peserta seminar termasuk Nadya terharu. Menangis sedih karena belum berkompeten menjadi guru yang baik. Menangis terharu karena menjadi guru adalah profesi yang mulia.”

Cukilan dari buku Jangan Panggil Miss memberi pencerahan yang berarti buat saya untuk memahami sosok guru pembelajar.

Membaca ceritanya begitu menggigit. Satu profesi. Guru. Ya, guru yang sama-sama berjuang untuk belajar yang lebih mulia. Mulia terhadap diri sendiri karena berusaha memberikan yang terbaik. Datang tepat waktu, mengajar dengan persiapan matang, dan selalu mempunyai target terhadap kemajuan siswa. Juga mulia terhadap siswa. Memperlakukan siswa dengan hati-hati. Karena mereka sesungguhnya porselin. Termasuk terhadap wali siswa dengan beragam tipe. Maka guru menjadi penutur yang sejuk. Mengontrol setiap kosa kata yang keluar dari mulutnya. Menjaga adab berperilaku di antara keduanya. Siswa dan orang tuanya.

Pelatih yang baik adalah pelatih yang mau belajar. Demikian juga dengan guru yang baik juga perlu belajar. Belajar maenghadapi situasi yang berbeda-beda. Terhadap siswa atau pun terhadap lingkungan yang berkembang.

Maka perlu dipertanyakan jika masih ada guru yang bicaranya tidak dikontrol. Jorok dan mistik. Kasar dan mem-bully.

Ya, ternyata memang tidak mudah. Apalagi jika selama pengalaman hidupnya tidak banyak belajar menjadi lebih profesional. Lebih bermartabat sebagai guru. Karena menjadi guru adalah pekerjaan luar dalam. Dua puluh empat jam. Bisa jadi akan melayani keluh kesah orang tua atau siswa di luar jam bekerjanya.

Sungguh saya terkesan dengan buku ini. Ditulis dalam struktur kalimat yang singkat, dan pendek. Kaya kosakata dan sangat menghayati. Saya tersihir mendalami setiap kalimat pendeknya yang ditulis mengalir penuh makna.

Ya, kisah seorang guru sederhana yang bercita-cita mulia. Antara kegiatan di sekolah dan menjadi istri sekaligus ibu dari anaknya. Bukanlah pekerjaan mudah. Apalagi harus pulang pergi menempuh perjalanan yang tidak sebentar.

Beruntung, kata itu selalu terselip di antara setiap perjuangannya. Ah, sederhana karena ia menyederhanakan setiap masalah yang menderanya. Tentu doa malam yang dilontarkan sebanding dengan kepasrahan sebagai makhluk Tuhannya.

 

Kang Yudha

About Yudha Kurniawan

Yudha Kurniawan, lahir di Bukittinggi (kenal lahir) 4 Juli 1973. Menjadi guru Sekolah Alam Indonesia sejak tahun 1999. Telah berbagi materi-materi pendidikan di berbagai tempat, seperti Semarang, Medan, Palembang, Bengkulu, Pekanbaru, Sukabumi, Jakarta - Bogor - Depok - Tangerang - Bekasi, Lombok, Wamena - Papua, (Keningau - Beaufort - Sipitang - Kundasan - Sandakan) Sabah-Malaysia, dan Melbourne-Australia. Menjadi penggagas komunitas guru menulis (2009) dan memfasilitasi guru menulis di blog kelaskayu.com. Sempat mengelola kelas parenting di Sekolah Alam Indonesia sejak tahun 2013 sampai dengan tahun 2015. Menjadi penulis lima belas buku sebelumnya, yaitu Sekolah yang Membebaskan - Antologi Cerita Komunitas (Kawan Pustaka, 2003), Berjuta Bintang di Langit Sekolahku - Antologi Artikel Kelas (Audi Grafika, 2004), Misteri Bulan, Belajar Sambil Bertualang (Wahyu Media, 2006), Menyusuri Sungai, Belajar Sambil Bertualang (Wahyu Media, 2006), Smart Games for Kids (Wahyu Media, 2007), Creative Games for Kids (Wahyu Media, 2008), Harmony in Tenacity (SAI Publishing, 2009), Character Building (ProU, 2013), Belajar Menjadi Pemimpin (SAI Publishing, 2015), Alam Terkembang Membawa Kisah (Media Guru, 2016), Jejak-Jejak Rindu - Antologi Cerpen (Mandiri Jaya, 2018), Menggenggam Semangat Siswa Hebat (Kata Depan, 2019), Resonansi Cinta - Antologi Artikel kelaskayu.com (SAI Publishing, 2019), Melarung Rindu (Media Guru, 2019), Menepis Kabut di Kinabalu (Media Guru, 2019). Saat ini juga aktif di lembaga Ikatan Guru Indonesia Wilayah Depok sebagai Ketua Bidang Pengembangan dan Pelatihan. Menjadi Pimpinan Redaksi blog kelaskayu.com. Dipercaya menjadi Editor Media Guru dan telah mengedit lebih dari seratus naskah. Aktivitas lainnya, terlibat dalam lembaga swadaya masyarakat MPPO (Masyarakat Peduli Petani Organik). Bisa berkoresponden di alamat ykurnie@gmail.com. Aktif di sosial media facebook: Yudha Kurniawan OK dan Instagram: yudhakurnie_

View all posts by Yudha Kurniawan →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *