Key Performance Indicators

Key performance indicators adalah ukuran yang memberikan informasi tentang sasaran strategi yang akan ditetapkan. Penetapan angka target sasaran mengikuti SMART, yakni specific, measurable, achievable, relevant, dan time.
Target bersifat spesifik, detail, dan fokus. Tidak melebar sehingga salah sasaran. Selain itu target juga dapat diukur dalam angka atau persentasi yang jelas. Target yang telah ditetapkan adalah realistis dan dapat dicapai. Ada nilai atau hasil peningkatannya. Target yang dipilih merupakan aspek relevan dan berkaitan dengan tugas pokok. Jangan lupa ada waktu pencapaian target.

Key performance indicators (KPI) merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja lembaga. Misalkan saja sekolah. Apa tujuan strategisnya? Apa operasional sekolahnya? Sehingga management dapat memastikan seberapa jauh kemajuan yang sudah dicapai dan yang akan diperoleh.

Tolak ukur untuk melihat kinerja, yaitu gurunya. Kenapa demikian? Karena kinerja sekolah sangat tergantung dengan kinerja gurunya, sehingga perlu adanya pengelolaan SDM yang teratur dan rapi terhadap kinerja yang dibangun guru.
Nah untuk membuat KPI sekolah terutama di tingkat management memang tidak mudah. Selain bukan lembaga non profit, campur tangan banyak orang menjadi tantangan tersendiri di lembaga berbasis komunitas.

Saya tertantang dengan empat target pencapaian management dalam tiga tahun masa jabatan berjalan. Pertama adalah pengembangan unit sekolah yang bersifat masif setiap tahunnya. Kalau berjalan normal, maka ada sembilan sekolah yang berdiri di akhir tahun ketiga jabatan ini. Kedua adalah standarisasi guru. Tujuannya agar setiap unit memiliki standar guru yang sama sehingga bisa saja terjadi perubahan mengajar guru lintas. Demikian juga perpindahan siswa lantaran domisili orang tua berpindah. Ketiga terbentuknya holding dari organisasi baru yang sudah digagas tiga lalu belakangan. Holding sebagai dewan komunitas atau dewan syuro di lembaga lain yang akan menjaga nilai-nilai pakem lembaga sekolah ini. Tujuannya agar tidak melenceng dari jalur yang sudah ditetapkan para pendiri dan pemerhati sekolah. Keempat adalah mendapat penghasilan satu setengah milyar sebagai pembiayaan operasional holding yang akan menjalankan roda dewan komunitas dan menjaga pakem-pakem tadi.

Maka pembobotan harus dilakukan untuk mengukur kinerja tadi, sehingga hasilnya dapat dievaluasi nantinya.

Kang Yudha
Sumber gambar: https://www.youtube.com/watch?v=u_rmcItKfT8

About Yudha Kurniawan

Yudha Kurniawan, lahir di Bukittinggi (kenal lahir) 4 Juli 1973. Menjadi guru Sekolah Alam Indonesia sejak tahun 1999. Telah berbagi materi-materi pendidikan di berbagai tempat, seperti Semarang, Medan, Palembang, Bengkulu, Pekanbaru, Sukabumi, Jakarta - Bogor - Depok - Tangerang - Bekasi, Lombok, Wamena - Papua, (Keningau - Beaufort - Sipitang - Kundasan - Sandakan) Sabah-Malaysia, dan Melbourne-Australia. Menjadi penggagas komunitas guru menulis (2009) dan memfasilitasi guru menulis di blog kelaskayu.com. Sempat mengelola kelas parenting di Sekolah Alam Indonesia sejak tahun 2013 sampai dengan tahun 2015. Menjadi penulis lima belas buku sebelumnya, yaitu Sekolah yang Membebaskan - Antologi Cerita Komunitas (Kawan Pustaka, 2003), Berjuta Bintang di Langit Sekolahku - Antologi Artikel Kelas (Audi Grafika, 2004), Misteri Bulan, Belajar Sambil Bertualang (Wahyu Media, 2006), Menyusuri Sungai, Belajar Sambil Bertualang (Wahyu Media, 2006), Smart Games for Kids (Wahyu Media, 2007), Creative Games for Kids (Wahyu Media, 2008), Harmony in Tenacity (SAI Publishing, 2009), Character Building (ProU, 2013), Belajar Menjadi Pemimpin (SAI Publishing, 2015), Alam Terkembang Membawa Kisah (Media Guru, 2016), Jejak-Jejak Rindu - Antologi Cerpen (Mandiri Jaya, 2018), Menggenggam Semangat Siswa Hebat (Kata Depan, 2019), Resonansi Cinta - Antologi Artikel kelaskayu.com (SAI Publishing, 2019), Melarung Rindu (Media Guru, 2019), Menepis Kabut di Kinabalu (Media Guru, 2019). Saat ini juga aktif di lembaga Ikatan Guru Indonesia Wilayah Depok sebagai Ketua Bidang Pengembangan dan Pelatihan. Menjadi Pimpinan Redaksi blog kelaskayu.com. Dipercaya menjadi Editor Media Guru dan telah mengedit lebih dari seratus naskah. Aktivitas lainnya, terlibat dalam lembaga swadaya masyarakat MPPO (Masyarakat Peduli Petani Organik). Bisa berkoresponden di alamat ykurnie@gmail.com. Aktif di sosial media facebook: Yudha Kurniawan OK dan Instagram: yudhakurnie_

View all posts by Yudha Kurniawan →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *