E-Voting untuk Pilpreswa 2019

Tahun 2019 ini negara Indonesia tercinta baru saja melaksanakan pesta demokrasi pemilihan presiden untuk 5 tahun ke depan. Begitupun di Sekolah Alam Indonesia, insyaAllah di bulan Agustus tepatnya tanggal 15 Agustus, Sekolah Alam Indonesia level SMP akan melaksanakan pemilihan presiden Siswa yang di sekolah lain dinamakan OSIS.

Kebetulan kelas yang saya ajarkan tahun ini, yaitu kelas 9, memiliki tugas sebagai penyelenggara pemilihan presiden siswa, atau KPU nya.

Sebelum dimulai kami merefleksi dan mengevaluasi pilpreswa sebelumnya serta pilpres Indonesia yang mereka lihat. Terutama sampah yang dihasilkan setelah pilpres.

Berdasarkan fakta tersebut, tercetuslah ide untuk menyelenggarakan sebuah sistem pemilihan yang paperless. Dan dicarilah data cara-cara pemilu di dunia. Ternyata ada beberapa negara yang cara pemilunya sudah memanfaatkan teknologi, yaitu dengan E-voting dan i-voting.

Akhirnya KPU di SMP Sekolah Alam Indonesia tahun 2019 ini memutuskan cara e-voting.

Memang awalnya keputusan e-voting dalam Pilpreswa Sekolah Alam Indonesia 2019 ini lumayan berat. Beratnya karena mereka belum ada bayangan program seperti apa yang akan dipakai untuk e-voting ini. Tapi beratnya kendala yang dibayangkan kalah dengan tantangan membuat suatu perubahan kecil tapi efeknya besar, yaitu mengurangi sampah dunia terutama sampah kertas.

Setelah sepakat dengan pilihan e-voting sebagai cara Pilpreswa tahun ini, lalu dibentuklah tim-tim kecil, salah satunya tim pembuatan program e-voting.

Setelah hampir 1 pekan lebih mereka bergelut dalam persiapan Pilpreswa ini, akhirnya tim pembuat program e-voting berhasil membuat sebuah cara e-voting sederhana yang memanfaatkan aplikasi gratis yang ditawarkan salah satu situs di internet.

Program ini diujikan terlebih dahulu di tim. Lalu senin tanggal 29 Juli 2019 peogram e-voting yang mereka rancang diujikan dan disosialisasikan di kelas 9 dan setiap siswa mencoba program e-voting ini. Sebelum program ini benar-benar digunakan dalam pemilihan pilpreswa Sekolah Alam Indonesia pada tanggal 15 Agustus 2019.

Saat melakukan simulasi e-voting di kelas 9, banyak masukan dan saran dari siswa kelas 9, salah satunya terkait dengan hasil e-voting. Dan tim pembuat program berkumpul kembali membahas dan memperbaiki e-voting yang dibuat berdasarkan masukan dan saran dari teman-teman kelas 9.

MasyaAllah. Tantangan terkait tentang masalah sampah setelah pilpreswa ini terjawab sudah. Walaupun awalnya mereka merasakan kendala.

Please follow and like us:

About Sulaeha

Saya adalah seorang guru di Sekolah Alam Indonesia. Dan memiliki hobi travelling dan reading. Sedang belajar menuangkan dalam bentuk tulisan tentang hal-hal yang menarik yang saya alami.

View all posts by Sulaeha →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *