Gali, si Gagak Terbang

“Oh, ini Gali. Aku dan temanku Gamal hendak melakukan perjalanan ke wilayah selatan. Menurut cerita Gamal, di sana tempatnya tidak bersahabat. Banyak rawa-rawa besar dan buayanya juga ganas. Suka menangkap korbannya. Benarkah Gali?” tanya Gala tidak sabar.

“Oh begitu ceritanya. Pantas kamu tidak sabar. Kak, kak, kak,” ujar Gali.

“Buya, si buaya itu sudah lama pergi dari sana. Waktu itu Hipo si kuda nil sedang mencari anaknya di rawa-rawa tempat Buya biasa berdiam. Saat ditanya oleh Hipo perihal anaknya, dijawabnya dengan enteng. Kata Buya sudah ditangkapnya. Tentu Hipo marah. Segera dikejar Buya. Dalam perkelahian itu Buya kalah dan menyerah. Dia beritahu lokasi penahanan anak Hipo, kemudian Buya pergi meninggalkan rawa-rawa itu dan tidak pernah kembali.”

“Oh gitu toh ceritanya. Jadi sekarang kondisi rawa-rawa dikuasai siapa, Gali?” tanya Gala penasaran.
“Ya Hipo si kuda nil. Beliau cukup bijak menjadi penguasa di sana. Hewan-hewan lain bisa minum sepuasnya air rawa. Cuma….” Tiba-tiba kalimat Gali terhenti.

“Cuma kenapa, Gali?” Gala ingin segera tahu.

Gali berpikir sejenak. Ragu-ragu menyampaikan perihal berikut.

“Kenapa Gali? Sampaikan saja.”

“Sebenarnya buat temanmu, aku khawatir. Dia, kan berat. Jalan menuju wilayah selatan itu tidak mudah bagi hewan gajah seperti temanmu. Licin dan berawa. Walaupun si Buya sudah tidak ada di sana, tapi pekatnya rawa sulit ditembus.”

“Ada jalan lainkah yang bisa kami lalui? Walau agak jauh, tidak mengapa,” bujuk Gala kepada Gali.

“Kak, kak, kak. Sebentar. Rasanya ada, Gala. Namun, kalian harus berjalan agak ke tenggara dulu. Di sana ada Kuna dan teman-temannya. Mereka dengan senang hati akan menolong kalian melintasi wilayah tenggara menuju barat. Nanti akan tiba di selatan dengan selamat.”

“Wah. Pasti seru petualangan kami, Gali. Terima kasih atas infonya. Beberapa hari lagi kami akan berangkat. Kami perlu mempersiapkan segala sesuatunya.”

“Aku doakan kalian berhasil hingga tiba kembali di hutan ini ya.”

“Aamiin.”

-bersambung

Kang Yudha
Sumber gambar: https://pixabay.com/id/photos/gagak-terbang-musim-dingin-hewan-3452762/

Please follow and like us:

About Yudha Kurniawan

Yudha Kurniawan, lahir di Bukittinggi (kenal lahir) 4 Juli 1973. Menjadi Writerpreneur sejak 2019. Menjadi guru Sekolah Alam Indonesia sejak tahun 1999. Telah berbagi materi-materi pendidikan di berbagai tempat, seperti Semarang, Medan, Palembang, Bengkulu, Pekanbaru, Sukabumi, Jakarta - Bogor - Depok - Tangerang - Bekasi, Lombok, Wamena - Papua, (Keningau - Beaufort - Sipitang - Kundasan - Sandakan) Sabah-Malaysia, dan Melbourne-Australia. Menjadi penggagas komunitas guru menulis (2009) dan memfasilitasi guru menulis di blog kelaskayu.com. Sempat mengelola kelas parenting di Sekolah Alam Indonesia sejak tahun 2013 sampai dengan tahun 2015. Menjadi penulis dua puluh satu buku sebelumnya, yaitu Sekolah yang Membebaskan - Antologi Cerita Komunitas (Kawan Pustaka, 2003), Berjuta Bintang di Langit Sekolahku - Antologi Artikel Kelas (Audi Grafika, 2004), Misteri Bulan, Belajar Sambil Bertualang (Wahyu Media, 2006), Menyusuri Sungai, Belajar Sambil Bertualang (Wahyu Media, 2006), Smart Games for Kids (Wahyu Media, 2007), Creative Games for Kids (Wahyu Media, 2008), Harmony in Tenacity (SAI Publishing, 2009), Character Building (ProU, 2013), Belajar Menjadi Pemimpin (SAI Publishing, 2015), Alam Terkembang Membawa Kisah (Media Guru, 2016), Jejak-Jejak Rindu - Antologi Cerpen (Mandiri Jaya, 2018), Resonansi Cinta - Antologi Artikel kelaskayu.com (SAI Publishing, 2019), Melarung Rindu - Cerpen Milenial (Media Guru, 2019), Menepis Kabut di Kinabalu - Novel Pendidikan (Media Guru, 2019). Sukses Ujian Bahasa Indonesia SD (Media Guru, 2019), Sukses Ujian Sains SD (Media Guru, 2019), Tumpeng - Novel Antologi (Teman Nulis, 2019), Selaksa Cinta Bunda - Antologi Cerpen Guru (Media Guru, 2019), Menggenggam Semangat Siswa Hebat (Media Guru, 2020), Peti Mayat Koruptor - Antologi Cerpen Anti Korupsi (Gong Publishing, 2020). Saat ini juga aktif di lembaga Ikatan Guru Indonesia Wilayah Depok sebagai Ketua Bidang Pengembangan dan Pelatihan. Menjadi Pimpinan Redaksi blog kelaskayu.com. Dipercaya menjadi Editor Media Guru dan telah mengedit lebih dari seratus naskah. Aktivitas lainnya, terlibat dalam lembaga swadaya masyarakat MPPO (Masyarakat Peduli Petani Organik). Bisa berkoresponden di alamat ykurnie@gmail.com. Aktif di sosial media http://instagram.com/yudhakurnie_, http://facebook.com/yudha.kurniawan.737, http:www.twitter.com/yudhakurnie_

View all posts by Yudha Kurniawan →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *