Merancang Aksi

Setelah Coachee digali kesadaraannya, maka selanjutnya coachee dapat merancang rencana aksinya. Coach akan menstimulasi sebelum coachee merancang aksinya agar coachee dapat melahirkan berbagai ide. Diharapkan Coachee memiliki beberapa alternatif pilihan sebelum memutuskan solusi yang terbaik. Solusi terbaik inilah yang akan dijadikan pondasi dalam merancang aksi Coachee.

Kompetensi Merancang Aksi adalah kemampuan untuk menciptakan peluang bagi Coachee untuk pembelajaran berkelanjutan. Selama coaching dan dalam situasi kerja/kehidupan, juga untuk mengambil tindakan baru yang paling efektif yang mengarah pada hasil coaching yang disepakati.

Setelah Coachee memiliki kesadaran terhadap situasi dan kondisinya saat ini dan memiliki gambaran situasi dan kondisi yang diinginkannya maka Coachee perlu didorong untuk bisa mentransformasikan kesadaran ini menjadi sebuah kesadaran yang berkelanjutan dengan menstimulasi kreativitas Coachee untuk menemukan ide-ide dan solusi. Agar bisa menciptakan peluang-peluang maka Coach perlu mengeksplorasi berbagai kemungkinan yang bisa melahirkan ide-ide dan solusi. Untuk itu ada berbagai teknik dan metode yang bisa digunakan oleh seorang Coach agar dapat mengeksplorasi hal ini.

Rencana aksi yang baik tentunya terlahir dari sebuah solusi terbaik. Solusi terbaik datang dari adanya kreativitas Coachee yang melahirkan berbagai ide-ide untuk kemudian ide terbaik dipilih menjadi sebuah solusi. Jika setelah melakukan eksplorasi goal dan menggali kesadaran Coachee dengan melakukan zoom ini zoom out maka semua informasi yang sudah dimiliki dan digali ini perlu ditransformasi menjadi ide dan gagasan yang bisa dijadikan sebuah solusi dalam mencapai goals.

Eksplorasi ide akan membuka kreativitas Coachee sehingga Coachee memiliki banyak alternatif yang nantinya bisa dijadikan sebuah solusi terbaik. Jika Coachee memiliki banyak ide maka otomatis akan membuat Coachee memiliki banyak pilihan dan cara untuk mencapai goalsnya. Hal ini membuat Coach bisa menstimulasi Coachee untuk bertanya dengan pertanyaan-pertanyaan yang menantang cara berpikir Coachee dalam membuat pilihan. Keyakinan akan pilihan terbaik akan membantu Coachee termotivasi untuk mengeksekusinya sehingga akan diperoleh hasil yang optimal.

Intinya semakin Coach mampu menstimulasi Coachee untuk mengeksplorasi lebih banyak ide maka akan lebih dimungkinkan membuat solusi terbaik. Solusi terbaik jika dieksekusi tentunya akan memberikan dampak besar bagi pencapaian hasil dari tujuan Coachee.

Atas dasar pengetahuan di atas, saya mencoba mempraktikkan program coaching sesi merancang aksi ini. Tidak mudah, perlu jam terbang. Ibarat belajar naik sepeda, perlu berkali-kali melakukan coaching agar bisa merasakan kebutuhan Coachee dan harapannya terhadap goals-nya. Saya perlu mengarahkan Coachee agar mampu merencanakan rencana konkretnya. Itu tidak mudah.

Kang Yudha

Sumber gambar: NLP Coaching Intitute

Please follow and like us:
error

About Yudha Kurniawan

Yudha Kurniawan, lahir di Bukittinggi (kenal lahir) 4 Juli 1973. Menjadi Writerpreneur sejak 2019. Menjadi guru Sekolah Alam Indonesia sejak tahun 1999. Telah berbagi materi-materi pendidikan di berbagai tempat, seperti Semarang, Medan, Palembang, Bengkulu, Pekanbaru, Sukabumi, Jakarta - Bogor - Depok - Tangerang - Bekasi, Lombok, Wamena - Papua, (Keningau - Beaufort - Sipitang - Kundasan - Sandakan) Sabah-Malaysia, dan Melbourne-Australia. Menjadi penggagas komunitas guru menulis (2009) dan memfasilitasi guru menulis di blog kelaskayu.com. Sempat mengelola kelas parenting di Sekolah Alam Indonesia sejak tahun 2013 sampai dengan tahun 2015. Menjadi penulis delapan belas buku sebelumnya, yaitu Sekolah yang Membebaskan - Antologi Cerita Komunitas (Kawan Pustaka, 2003), Berjuta Bintang di Langit Sekolahku - Antologi Artikel Kelas (Audi Grafika, 2004), Misteri Bulan, Belajar Sambil Bertualang (Wahyu Media, 2006), Menyusuri Sungai, Belajar Sambil Bertualang (Wahyu Media, 2006), Smart Games for Kids (Wahyu Media, 2007), Creative Games for Kids (Wahyu Media, 2008), Harmony in Tenacity (SAI Publishing, 2009), Character Building (ProU, 2013), Belajar Menjadi Pemimpin (SAI Publishing, 2015), Alam Terkembang Membawa Kisah (Media Guru, 2016), Jejak-Jejak Rindu - Antologi Cerpen (Mandiri Jaya, 2018), Menggenggam Semangat Siswa Hebat (Kata Depan, 2019), Resonansi Cinta - Antologi Artikel kelaskayu.com (SAI Publishing, 2019), Melarung Rindu (Media Guru, 2019), Menepis Kabut di Kinabalu (Media Guru, 2019). Sukses Ujian Bahasa Indonesia SD (Media Guru, 2019), Sukses Ujian Sains SD (Media Guru, 2019), Tumpeng - Novel Antologi (Teman Nulis, 2019). Saat ini juga aktif di lembaga Ikatan Guru Indonesia Wilayah Depok sebagai Ketua Bidang Pengembangan dan Pelatihan. Menjadi Pimpinan Redaksi blog kelaskayu.com. Dipercaya menjadi Editor Media Guru dan telah mengedit lebih dari seratus naskah. Aktivitas lainnya, terlibat dalam lembaga swadaya masyarakat MPPO (Masyarakat Peduli Petani Organik). Bisa berkoresponden di alamat ykurnie@gmail.com. Aktif di sosial media http://instagram.com/yudhakurnie_, http://facebook.com/yudha.kurniawan.737, http:www.twitter.com/yudhakurnie_

View all posts by Yudha Kurniawan →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *