Petualangan Dimulai

Sehari sebelum rencana melakukan petualangan, mereka bertemu di danau, tempat biasa mereka bertemu sambil menikmati air segar dari hutan.

“Gamal!” panggil Gala yang hinggap di dahan pohon akasia dekat danau.

“Hai Gala. Sini mandi di danau ini. Lihat airnya jernih nih.”

“Tidak Gamal. Aku baru saja bersih-bersih. Aku mau mengabarkan petualang yang kita rencanakan itu.”

Buru-buru Gamal keluar dari danau dan menuju pohon akasia tempat Gala bertengger. Gamal ingin segera mendengarnya. Dia sangat ingin mendapatkan berita baik, sehingga besok bisa berpetualang bersama temannya ke wilayah selatan.

‘Kabar baikkah yang akan disampaikan, Gala?”

“Sabar Gamal, sahabatku. Duduklah dulu. Benar yang engkau kira. Ada titik cerah untuk melakukan perjalanan ke selatan.”

“Amankah?” Gamal bertanya lagi.

“Kabar dari temanku di selatan bahwa si Buya sudah tidak berada di sana. Namun untuk menghindari jalan yang sulit, temanku menyarankan kita menuju tenggara dulu, baru kemudian ke barat. Di tenggara kita akan minta bantuan Kuna untuk memberi arah yang mudah menuju barat.”

“Bagaimana, Gamal? Kalau sepakat besok, kita berangkat.” Gala mendesaak Gamal.

“Kalau aman sih, mamaku pasti mengijinkan. Kira-kira berapa lama perjalanan ini akan ditempuh?”

“Perjalanan setengah hari kita akan sampai ke tenggara. Kita isitirahat dulu di sana. Setelah segar, kita lakukan perjalanan lagi. Kurang lebih besok paginya kita tiba di selatan.”

“Ya kita bisa nikmati pemandangannya sebentar, kemudian kita kembali lagi lewat jalur yang sama.”

“Dua hari perjalanan sampai kita tiba kembali di sini, ya.”

“Benar sekali sahabatku.”

“Baiklah, aku pulang dulu sekaligus mempersiapkan perbekalan dan izin sama mamaku. Insyaallah beliau akan mengizinkan jika memang jalurnya aman.”

“Siap. Kak, kak, kak.” Gala segera terbang ke angkasa untuk kembali ke sarangnya. Dia juga akan mempersiapkan perjalanan panjangnya.

Setelah mendapat izin dari orang tua masing-masing, Gamal dan Gala pun melakukan perjalanan ke tenggara. Benar informasi dari Gali bahwa perjalanan ke tenggara mudah dan menyenangkan. Perjalanan melewati padang savanna yang rumputnya tidak terlalu tinggi. Beberapa kali menjumpai kawanan jerapah dan zebra. Mereka sapa dengan ramah dan melanjutkan perjalanan kembali. Ya, di padang savanna ini pun aman, tidak ada kendala berarti. Teman-temannya dari padang savanna siap menunjukkan jalan arah perjalanan mereka. Sesekali Gala bertengger di pundak Gamal karena perjalanan panjang tanpa pepohonan. Kemudian mengudara kembali sambil melihat dari angkasa berama lama lagi perjalanan ke tenggara akan ditempuh.

-bersambung

Kang Yudha
Sumber gambar: https://nasional.okezone.com/read/2017/11/17/337/1816107/kenali-5-jenis-hutan-di-indonesia

Please follow and like us:

About Yudha Kurniawan

Yudha Kurniawan, lahir di Bukittinggi (kenal lahir) 4 Juli 1973. Menjadi Writerpreneur sejak 2019. Menjadi guru Sekolah Alam Indonesia sejak tahun 1999. Telah berbagi materi-materi pendidikan di berbagai tempat, seperti Semarang, Medan, Palembang, Bengkulu, Pekanbaru, Sukabumi, Jakarta - Bogor - Depok - Tangerang - Bekasi, Lombok, Wamena - Papua, (Keningau - Beaufort - Sipitang - Kundasan - Sandakan) Sabah-Malaysia, dan Melbourne-Australia. Menjadi penggagas komunitas guru menulis (2009) dan memfasilitasi guru menulis di blog kelaskayu.com. Sempat mengelola kelas parenting di Sekolah Alam Indonesia sejak tahun 2013 sampai dengan tahun 2015. Menjadi penulis dua puluh satu buku sebelumnya, yaitu Sekolah yang Membebaskan - Antologi Cerita Komunitas (Kawan Pustaka, 2003), Berjuta Bintang di Langit Sekolahku - Antologi Artikel Kelas (Audi Grafika, 2004), Misteri Bulan, Belajar Sambil Bertualang (Wahyu Media, 2006), Menyusuri Sungai, Belajar Sambil Bertualang (Wahyu Media, 2006), Smart Games for Kids (Wahyu Media, 2007), Creative Games for Kids (Wahyu Media, 2008), Harmony in Tenacity (SAI Publishing, 2009), Character Building (ProU, 2013), Belajar Menjadi Pemimpin (SAI Publishing, 2015), Alam Terkembang Membawa Kisah (Media Guru, 2016), Jejak-Jejak Rindu - Antologi Cerpen (Mandiri Jaya, 2018), Resonansi Cinta - Antologi Artikel kelaskayu.com (SAI Publishing, 2019), Melarung Rindu - Cerpen Milenial (Media Guru, 2019), Menepis Kabut di Kinabalu - Novel Pendidikan (Media Guru, 2019). Sukses Ujian Bahasa Indonesia SD (Media Guru, 2019), Sukses Ujian Sains SD (Media Guru, 2019), Tumpeng - Novel Antologi (Teman Nulis, 2019), Selaksa Cinta Bunda - Antologi Cerpen Guru (Media Guru, 2019), Menggenggam Semangat Siswa Hebat (Media Guru, 2020), Peti Mayat Koruptor - Antologi Cerpen Anti Korupsi (Gong Publishing, 2020). Saat ini juga aktif di lembaga Ikatan Guru Indonesia Wilayah Depok sebagai Ketua Bidang Pengembangan dan Pelatihan. Menjadi Pimpinan Redaksi blog kelaskayu.com. Dipercaya menjadi Editor Media Guru dan telah mengedit lebih dari seratus naskah. Aktivitas lainnya, terlibat dalam lembaga swadaya masyarakat MPPO (Masyarakat Peduli Petani Organik). Bisa berkoresponden di alamat ykurnie@gmail.com. Aktif di sosial media http://instagram.com/yudhakurnie_, http://facebook.com/yudha.kurniawan.737, http:www.twitter.com/yudhakurnie_

View all posts by Yudha Kurniawan →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *