Wakaf Buku

Ini tentang BUKU. Tepatnya pustaka pesantren kami. PESANTREN MASYARAKAT DIGITAL. Walau sumber belajar bisa dicari melalui lewat situs-situs belajar, tetapi rasanya tetap saja anak-anak perlu dikenalkan dengan sosok nyata setumpuk buku sumber. Melalui BUKU anak-anak bisa belajar banyak hal. Pengetahuan itu pasti. Keterampilan menyusul. Demikian juga atitude terhadap buku sudah pasti bisa dirasakan langsung.

Saya mengajak PARA DONATUR BUKU berbagi pengetahuan, keterampilan, dan peningkatan sikap baik terhadap sumber belajar (buku) melalui WAKAF BUKU untuk PESANTREN MASYARAKAT DIGITAL. Insyaallah buku-buku tersebut akan kami gunakan untuk keperluan belajar dan akan digunakan melalui PROGRAM BUKU KELILING di sekolah-sekolah MITRA kami.

WAKAF BUKU bisa disalurkan melalui PESANTREN MASYARAKAT DIGITAL. Dapat menghubungi Bunda Winur.

Tulisan di atas adalah promosi WAKAF BUKU yang sedang saya kerjakan. Ada dua fungsi, yaitu memenuhi kebutuhan baca anak-anak PESANTREN MASYARAKT DIGITAL dan distribusi melalui program BUKU KELILING di banyak sekolah yang kami gandeng.

Ya, kolaborasi yang dibangun atas kesadaran umat tentu berbeda dengan keinginan menjadi unggul SENDIRIAN. Saya melalui PESANTREN MASYARAKAT DIGITAL mengajak DONATUR sekalian untuk mengikuti WAKAF BUKU.

Apa manfaatnya?

Ya tentu banyak manfaatnya. Pertama, buku ANDA dapat memberi pengetahuan bagi yang membacanya. Transfer pengetahuan lewat buku. Ini sebenarnya bukan hal baru di dunia pendidikan. Sudah lama sekolah-sekolah melakkan hal yang sama. Bedanya, mereka sebatas kebutuhan sendiri saja. Sementara kami akan salurkan kepada SEKOLAH-SEKOLAH MITRA yang terletak di ujung-ujung kabupaten, yang tidak memiliki akses mendapat buku yang dibutuhkan mereka. Saya menyaksikan sendiri, betapa anak-anak di pelosok itu haus akan membaca buku-buku berkualitas. Buku yang menginspirasi. Buku yang memberi pengetahuan, semangat, dan banyak keterampilan dalam hidup. Buku yang membuka wawasan tentang negeri ini. Apakah sedang baik-baik saja atau secara tidak langsung terjajah. Misal.

Kedua bagi DONATUR tentu mendapat manfaat karena bukunya dapat berguna bagi anak-anak di pelosok. Dibandikan kalau harus dilego di barang-barang bekas atau tidak bermanfaat menumpuk di pojok gudang, bukankah lebih baik jika dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan?

Ketiga, tentu PAHALA mengalir selama buku ini memberi manfaat positif bagi pembacanya. Sebenarnya saya tidak mau menyampaikan keuntungan ketiga ini. Namun memang demikian adanya. Tebarlah banyak kebaikan bagi umat. Ada pahala yang akan diraih.

Sekali lagi, saya mengajak DONATUR untuk beederma melalui WAKAF BUKU. Insyaallah bermanfaat.

Kang Yudha

Please follow and like us:

About Yudha Kurniawan

Yudha Kurniawan, lahir di Bukittinggi (kenal lahir) 4 Juli 1973. Menjadi Writerpreneur sejak 2019. Menjadi guru Sekolah Alam Indonesia sejak tahun 1999. Telah berbagi materi-materi pendidikan di berbagai tempat, seperti Semarang, Medan, Palembang, Bengkulu, Pekanbaru, Sukabumi, Jakarta - Bogor - Depok - Tangerang - Bekasi, Lombok, Wamena - Papua, (Keningau - Beaufort - Sipitang - Kundasan - Sandakan) Sabah-Malaysia, dan Melbourne-Australia. Menjadi penggagas komunitas guru menulis (2009) dan memfasilitasi guru menulis di blog kelaskayu.com. Sempat mengelola kelas parenting di Sekolah Alam Indonesia sejak tahun 2013 sampai dengan tahun 2015. Menjadi penulis dua puluh satu buku sebelumnya, yaitu Sekolah yang Membebaskan - Antologi Cerita Komunitas (Kawan Pustaka, 2003), Berjuta Bintang di Langit Sekolahku - Antologi Artikel Kelas (Audi Grafika, 2004), Misteri Bulan, Belajar Sambil Bertualang (Wahyu Media, 2006), Menyusuri Sungai, Belajar Sambil Bertualang (Wahyu Media, 2006), Smart Games for Kids (Wahyu Media, 2007), Creative Games for Kids (Wahyu Media, 2008), Harmony in Tenacity (SAI Publishing, 2009), Character Building (ProU, 2013), Belajar Menjadi Pemimpin (SAI Publishing, 2015), Alam Terkembang Membawa Kisah (Media Guru, 2016), Jejak-Jejak Rindu - Antologi Cerpen (Mandiri Jaya, 2018), Resonansi Cinta - Antologi Artikel kelaskayu.com (SAI Publishing, 2019), Melarung Rindu - Cerpen Milenial (Media Guru, 2019), Menepis Kabut di Kinabalu - Novel Pendidikan (Media Guru, 2019). Sukses Ujian Bahasa Indonesia SD (Media Guru, 2019), Sukses Ujian Sains SD (Media Guru, 2019), Tumpeng - Novel Antologi (Teman Nulis, 2019), Selaksa Cinta Bunda - Antologi Cerpen Guru (Media Guru, 2019), Menggenggam Semangat Siswa Hebat (Media Guru, 2020), Peti Mayat Koruptor - Antologi Cerpen Anti Korupsi (Gong Publishing, 2020). Saat ini juga aktif di lembaga Ikatan Guru Indonesia Wilayah Depok sebagai Ketua Bidang Pengembangan dan Pelatihan. Menjadi Pimpinan Redaksi blog kelaskayu.com. Dipercaya menjadi Editor Media Guru dan telah mengedit lebih dari seratus naskah. Aktivitas lainnya, terlibat dalam lembaga swadaya masyarakat MPPO (Masyarakat Peduli Petani Organik). Bisa berkoresponden di alamat ykurnie@gmail.com. Aktif di sosial media http://instagram.com/yudhakurnie_, http://facebook.com/yudha.kurniawan.737, http:www.twitter.com/yudhakurnie_

View all posts by Yudha Kurniawan →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *