Wakaf Pohon

“Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langin, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan. Maka, Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menhijau itu butir yang banyak. Dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pula) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.” (QS Al An’am: 99).

Ini adalah ayat pembuka yang saya sertakan dalam program WAKAF POHON. Baru saja diluncurkan terkait besarnya pahala yang Allah limpahkan. Ya, saya mengajak para orang tua, teman-teman, juga keluarga untuk berbagi pahala atas apa yang kita rencanakan. Menanam pohon sebagai bekal anak cucu manusia yang akan melanjutkan estafet kehidupan. Memberikan kedamaian atas hijaunya bumi. Makmur dengan hasil pertanian yang akan dimanfaatkan untuk kesejahteraan manusia sendiri. Selalu bersyukur atas limpahan kebaikan berupa kebun dan pohon-pohon yang juga memberi rasa nyaman karena keindahannya.

“Atau siapakah yang telah menciptakan langit dan bumi dan yang menurunkan air untukmu dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang berpemandangan indah, yang kamu sekali-kali tidak mampu menumbuhkan pohon-pohonnya…” (QS An Naml: 6).

Saya mengajak, “Mari kita dermakan sebagian kecil saja untuk selalu bersukur dengan nilai tumbuhan yang menghiasi bumi ini. Insyaallah akan dimanfaatkan untuk pendidikan yang mengagungkan nama-nama Allah. Pesantren Masyarakat Digital. Pesantren tahfidz yang baru tumbuh.”

Ada beberapa pilihan tanaman pelindung dan tanaman buah. Tanaman dari pohon yang akan ditanam setelah mendapat saran dari berbagai pihak. Juga tanaman buah yang ditanam dalam pot besar agar mudah dalam perawatan.

Di antaranya adalah 1) Tabebuya, 2) dadap merah, 3) auria, 4) teh-tehan, 5) bambu Jepang, 6) manggis, 7) alpokat, 8) jambu air cincalau, 9) jambu biji kristal, 10) rambutan, 11) nangka. 12) jambu bol.

Setiap pewakaf akan disertakan nama pewakaf agar menjadi pelajaran pentingnya berderma walau berupa pohon atau tanaman. Insyaallah setiap tanaman dan pohonnya akan dirawat sebagaimana mestinya.

Saya menghimbau kepada teman-teman, handai taulan untuk mensukseskan Taman Edukasi Pesantren Tahfidz Pesantren Masyarakat Digital secara berjamaah. Berbagi kebahagiaan, berbagi pahala menjadi yang terdepan buat warga pesantren agar memiliki nilai kebermanfaatan lebih besar lagi. Aamiin.

Kang Yudha

Please follow and like us:

About Yudha Kurniawan

Yudha Kurniawan, lahir di Bukittinggi (kenal lahir) 4 Juli 1973. Menjadi Writerpreneur sejak 2019. Menjadi guru Sekolah Alam Indonesia sejak tahun 1999. Telah berbagi materi-materi pendidikan di berbagai tempat, seperti Semarang, Medan, Palembang, Bengkulu, Pekanbaru, Sukabumi, Jakarta - Bogor - Depok - Tangerang - Bekasi, Lombok, Wamena - Papua, (Keningau - Beaufort - Sipitang - Kundasan - Sandakan) Sabah-Malaysia, dan Melbourne-Australia. Menjadi penggagas komunitas guru menulis (2009) dan memfasilitasi guru menulis di blog kelaskayu.com. Sempat mengelola kelas parenting di Sekolah Alam Indonesia sejak tahun 2013 sampai dengan tahun 2015. Menjadi penulis dua puluh satu buku sebelumnya, yaitu Sekolah yang Membebaskan - Antologi Cerita Komunitas (Kawan Pustaka, 2003), Berjuta Bintang di Langit Sekolahku - Antologi Artikel Kelas (Audi Grafika, 2004), Misteri Bulan, Belajar Sambil Bertualang (Wahyu Media, 2006), Menyusuri Sungai, Belajar Sambil Bertualang (Wahyu Media, 2006), Smart Games for Kids (Wahyu Media, 2007), Creative Games for Kids (Wahyu Media, 2008), Harmony in Tenacity (SAI Publishing, 2009), Character Building (ProU, 2013), Belajar Menjadi Pemimpin (SAI Publishing, 2015), Alam Terkembang Membawa Kisah (Media Guru, 2016), Jejak-Jejak Rindu - Antologi Cerpen (Mandiri Jaya, 2018), Resonansi Cinta - Antologi Artikel kelaskayu.com (SAI Publishing, 2019), Melarung Rindu - Cerpen Milenial (Media Guru, 2019), Menepis Kabut di Kinabalu - Novel Pendidikan (Media Guru, 2019). Sukses Ujian Bahasa Indonesia SD (Media Guru, 2019), Sukses Ujian Sains SD (Media Guru, 2019), Tumpeng - Novel Antologi (Teman Nulis, 2019), Selaksa Cinta Bunda - Antologi Cerpen Guru (Media Guru, 2019), Menggenggam Semangat Siswa Hebat (Media Guru, 2020), Peti Mayat Koruptor - Antologi Cerpen Anti Korupsi (Gong Publishing, 2020). Saat ini juga aktif di lembaga Ikatan Guru Indonesia Wilayah Depok sebagai Ketua Bidang Pengembangan dan Pelatihan. Menjadi Pimpinan Redaksi blog kelaskayu.com. Dipercaya menjadi Editor Media Guru dan telah mengedit lebih dari seratus naskah. Aktivitas lainnya, terlibat dalam lembaga swadaya masyarakat MPPO (Masyarakat Peduli Petani Organik). Bisa berkoresponden di alamat ykurnie@gmail.com. Aktif di sosial media http://instagram.com/yudhakurnie_, http://facebook.com/yudha.kurniawan.737, http:www.twitter.com/yudhakurnie_

View all posts by Yudha Kurniawan →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *