Zero Waster Adventure

Saya akhirnya harus browsing nama Siska Nirmala yang kebetulan direkomendasikan management sekolah menjadi pembicara di forum guru. Siapa itu Siska Nirmala? Kenapa namanya muncul sebagai pembicara tunggal di depan guru-guru?

Zero Waster Adventure adalah judul buku yang ditulis Siska dan menjadi tenar karena menyentuh nilai lingkungan dan anak millennial. Menurut saya sebagai anak muda, aksinya perlu diapresiasi. Orang-orang muda yang mencari kesenangan dengan banyak hal perlu ditantang untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat.

Kalau Cuma jalan-jalan, semua orang bisa asal punya uang. Kalau mau bersenang-senang memang anak muda sekarang suka menikmati berbagai hal untuk memuaskan kebutuhannya sendiri. Namun, berbagi dan bermanfaat untuk orang sekitar, lingkungannya, belum banyak dilirik. Salah satunya adalah Siska Nirmala. Sosok perempuan muda pemerhati kebersihan alam.

Nationalgeographic.co.id tanggal 8 Maret 2019 mem-posting sepak terjang Siska Nirmala. Pembahasannya mengenai permasalahan sampah yang tengah menghantui dunia kegiatan traveling (bertualang) di Indonesia. Siska menitikberatkan pada berbagai destinasi wisata, baik di pedesaan, perkotaan, hutan, gunung, hingga laut tidak lepas dari masalah timbunan sampah plastik. Siska jengkel karena berbagai kampanye aksi kebersihan hingga pungut kembali sampah pendakian telah banyak disuarakan, tetapi permasalahannya tak kunjung usai. Nah uniknya Siska Nirmala sebagai pelaku gaya hidup zero waste, mengampanyekan solusi yang berbeda. Melalui Kelas Zero Waste Adventure, ia mengajak para pelaku kegiatan bertualang dan pegiat alam bebas untuk memulai bertualang tanpa menghasilkan sampah.

Seru, kan. Saya mendukung upayanya. Seperti mengingatkan kembali pada kode etik yang menjadi panduan seorang pecinta alam.

1. Take nothing but picture (jangan mengambil apapun kecuali gambar).
2. Leave nothing but foot print (jangan meninggalkan apapun kecuali tapak kaki atau jejak).
3. Kill nothing but time (jangan membunuh apapun kecuali waktu).

Maka poin kedua menjadi hal sakral yang wajib dipahami oleh pemerhati alam. Jangan meninggalkan apapun kecuali jejak. Jangan meninggalkan sisa tisue, bungkus plastik. Jangan meninggalkan sampah yang merusak ekosistem baik di hutan, gunung, sungai, laut, desa, terlebih kota. Kebiasaan hidup tanpa sampah harus ditularkan agar anak cucu kita tidak menerima akibat buruknya.

Kang Yudha
Sumber gambar: https://www.greeners.co/gaya-hidup/jelajah-gunung-ala-zero-waste-adventure/

Please follow and like us:
error

About Yudha Kurniawan

Yudha Kurniawan, lahir di Bukittinggi (kenal lahir) 4 Juli 1973. Menjadi Writerpreneur sejak 2019. Menjadi guru Sekolah Alam Indonesia sejak tahun 1999. Telah berbagi materi-materi pendidikan di berbagai tempat, seperti Semarang, Medan, Palembang, Bengkulu, Pekanbaru, Sukabumi, Jakarta - Bogor - Depok - Tangerang - Bekasi, Lombok, Wamena - Papua, (Keningau - Beaufort - Sipitang - Kundasan - Sandakan) Sabah-Malaysia, dan Melbourne-Australia. Menjadi penggagas komunitas guru menulis (2009) dan memfasilitasi guru menulis di blog kelaskayu.com. Sempat mengelola kelas parenting di Sekolah Alam Indonesia sejak tahun 2013 sampai dengan tahun 2015. Menjadi penulis delapan belas buku sebelumnya, yaitu Sekolah yang Membebaskan - Antologi Cerita Komunitas (Kawan Pustaka, 2003), Berjuta Bintang di Langit Sekolahku - Antologi Artikel Kelas (Audi Grafika, 2004), Misteri Bulan, Belajar Sambil Bertualang (Wahyu Media, 2006), Menyusuri Sungai, Belajar Sambil Bertualang (Wahyu Media, 2006), Smart Games for Kids (Wahyu Media, 2007), Creative Games for Kids (Wahyu Media, 2008), Harmony in Tenacity (SAI Publishing, 2009), Character Building (ProU, 2013), Belajar Menjadi Pemimpin (SAI Publishing, 2015), Alam Terkembang Membawa Kisah (Media Guru, 2016), Jejak-Jejak Rindu - Antologi Cerpen (Mandiri Jaya, 2018), Menggenggam Semangat Siswa Hebat (Kata Depan, 2019), Resonansi Cinta - Antologi Artikel kelaskayu.com (SAI Publishing, 2019), Melarung Rindu (Media Guru, 2019), Menepis Kabut di Kinabalu (Media Guru, 2019). Sukses Ujian Bahasa Indonesia SD (Media Guru, 2019), Sukses Ujian Sains SD (Media Guru, 2019), Tumpeng - Novel Antologi (Teman Nulis, 2019). Saat ini juga aktif di lembaga Ikatan Guru Indonesia Wilayah Depok sebagai Ketua Bidang Pengembangan dan Pelatihan. Menjadi Pimpinan Redaksi blog kelaskayu.com. Dipercaya menjadi Editor Media Guru dan telah mengedit lebih dari seratus naskah. Aktivitas lainnya, terlibat dalam lembaga swadaya masyarakat MPPO (Masyarakat Peduli Petani Organik). Bisa berkoresponden di alamat ykurnie@gmail.com. Aktif di sosial media http://instagram.com/yudhakurnie_, http://facebook.com/yudha.kurniawan.737, http:www.twitter.com/yudhakurnie_

View all posts by Yudha Kurniawan →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *